Penyebab dan Gejala Turun Peranakan

0
300

Seputarherbal.com – Rahim turun, turun peranakan atau prolaps uteri adalah suatu kondisi dimana otot dasar dan ligamen (jaringan ikat) dari pelvis meregang dan melemah, sehingga tidak dapat menyangga rahim. Kondisi inilah yang membuat rahim menjadi turun atau menonjol ke vagina. Rahim terletak di dalam tulang panggul yang disangga berbagai otot dan jaringan ikat. Ketika otot atau jaringan ikat tulang paggul meregang dan melemah, maka rahim akan keluar dari posisinya dan turun hingga menonjol ke vagina.

Turun peranakan bisa terjadi pada setiap wanita tanpa memandang usia. Meskipun begitu, kondisi ini lebih banyak ditemukan pada wanita di usia pasca menopause (40-50 tahun), juga pada wanita yang pernah melahirkan dengan cara normal. Namun, turunnya peranakan ini merupakan turun peranakan yang ringan dan tidak membutuhkan pengobatan. Akan tetapi, jika kondisi ini sampai mengganggu aktivitas Anda sehari-hari, maka perlu dilakukan pengobatan, seperti dengan memasangkan cincin penyangga vagina atau bahkan hingga melakukan tindakan operasi.

Penyebab Turun Peranakan

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, bahwa turun peranakan terjadi akibat otot, jarigan ikat, dan jaringan penyangga dalam rongga panggul (pelvis) meregang dan melemah. Selain itu, turun peranakan juga dapat disebabkan oleh kehamilan dan kelahiran. Pasalnya, semakin sering Anda hamil, maka semakin rentan pula Anda dalam mengalami turun peranakan atau rahim turun. Janin besar, persalinan yang memakan banyak waktu, dan mengeluarkan kekuatan berlebih saat melahirkan juga dapat meningkatkan risiko rahim turun.

Adapun penyebab lain dari turun peranakan. Diantaranya adalah :

  • Faktor usia
  • Kelebihan berat badan (obesitas)
  • Keseimbangan tubuh
  • Sering membawa atau mengangkat beban berat
  • Adanya peningkatan tekanan patologis pada perut , seperti batuk dan sembelit akibat merokok
  • Kandung kemih turun ke arah vagina (sistokel)
  • Turunnya sebagian area usus halus menekan vagina (enterokel)
  • Terbentuknya tonjolan ke dalam lubang vagina bagian belakang-bawah (rektokel)

Baca Juga : Berikut Ciri-Ciri Kista Diluar Rahim

Gejala Turun Peranakan

Umumnya, turun peranakan tidak menunjukan gejala apapun saat masih berada dalam tahap ringan. Gejala biasanya baru muncul saat rahim turun ke tahap yang lebih jauh. Gejala yang dirasakan seperti :

  • Pelvis (rongga panggul) terasa penuh, terutama saat Anda berdiri, batuk, atau mengangkat beban
  • Terasa seperti ada sesuatu yang keluar dari vagina
  • Nyeri di punggung bagian bawah
  • Mengalami masalah saat buang air kecil, seperti kesulitan mengeluarkan atau mengosongkan kandung kemih
  • Merasa tidak nyaman saat berjalan
  • Mengalami kesulitan dalam melakukan hubungan seksual
  • Terjadi pendarahan pada vagina
  • Sembelit

Gejala-gejala di atas biasanya tidak akan mengganggu di pagi hari, namun akan memburuk di siang atau malam hari.

Berikut Ini Gejala Kanker Rahim Berdasarkan Tipe Stadiumnya