Infeksi Saluran Kencing

0
89
pipis anak bernanah

Seputarherbal.com infeksi pada saluran kencing pada anak memang bukan penyakit serius, namun jika tidak segera ditangani dengan benar dapat berakibat buruk. Infeksi saluran kencing  sering terjadi pada anak. Terutama pada usia 5 tahun, 8% anak perempuan dan juga 2% anak laki-laki pernah mengalaminnya setidaknya satu kali.

Infeksi saluran kencing yang terjadi umumnya dapat sembuh dengan cepat bila ditangani dengan tepat. Jika tidak, dapat mengakibatkan kerusakan ginjal dan infeksi lebih serius terjadi pada tubuh, yang disebut  dengan sepsis.

Tentang infeksi saluran kencing

Kebanyakan infeksi ini disebabkan oleh bakteri yang menginfeksi saluran kemih, terdiri dari ginjal, ureter, kandung kemih, dan juga uretra. Masing-masing memainkan peran untuk menghilangkan limbah cair dari tubuh.

Ginjal bertugas menyaring darah dan juga menghasilkan urin, ureter bertugas membawa urin dari ginjal ke kandung kemih, lalu kandung kemih menyimpan urin sampai dieliminasi oleh tubuh melalui uretra. Infeksi dapat terjadi di mana saja pada sepanjang saluran ini, tetapi saluran bagian bawahlah  (uretra dan kandung kemih) yang paling sering  terjadi terinfeksi. disebut dengan sistitis. Jika infeks yang i terjadi pada ureter sampai ke ginjal, disebut dengan pielonefritis, infeksi yang terjadi didaerah ini  biasanya lebih serius.

Infeksi lebih sering terjadi umumnya pada anak perempuan, karena uretra pada anak perempuan lebih pendek dan juga lebih dekat ke anus. Dan anak laki-laki yang belum disunat juga beresiko sedikit lebih tinggi terkena infeksi.

Berikut merupakan faktor lain yang dapat mengakibatkan infeksi saluran kencing :

  • Kelainan struktur atau fungsi saluran kemih (sebagai contoh  ginjal cacat atau penyumbatan di sepanjang saluran urin normal)
  • Aliran abnormal mundur (refluks) urin yang berasal dari kandung kemih sampai ureter dan menuju ginjal. Kondisi seperti ini, dikenal dengan vesicoureteral reflux (VUR), dan biasanya terjadi pada bayi baru lahir.
  • Kebiasaan yang buruk  dan kebersihan toilet yang kotor.
  • Penggunaan sabun mandi pada kelamin yang mengiritasi saluran pada uretra

Baca juga : Minum air putih secukupnya

Gejala infeksi saluran kencing

Gejala infeksi saluran kencing cukup bervariasi, tergantung usia anak dan pada bagian mana dari saluran kemih yang terindikasi terkena infeksi.

Jika infeksi saluran kemih terjadi di kandung kemih, gejalanya adalah :

  • Rasa nyeri, seperti terbakar, atau sensasi yang menyengat saat kencing
  • Sering buang air kecil dan urin yang dikeluarkan tiap buang air sangat sedikit.
  • Demam (tak selalu terrjadi)
  • Pada saat malam sering terbangun untuk pergi ke kamar mandi atau ngompol
  • Nyeri pada pinggul belakang, dan sakit perut terjadi daerah kandung kemih ( di bawah pusar)
  • Urin yang berbau busuk  dan terlihat keruh atau mengandung darah

Kondisi yang lebih akut  jika terjadi seperti gelaja-gejala di atas dan dibarengi demam sampai menggigil, nyeri pada bagian punggung atau bagian samping, terlihat selalu lemah, dan juga muntah-muntah. Pada kondisi seperti ini biasanya infeksi sudah mencapai ginjal.

Cara mencegah infeksi saluran

  • Pada bayi dan balita, dengan sering mengganti popok dapat membantu mencegah penyebaran bakteri yang dapat menyebabkan infeksi. Penting untuk mereka mengajarkan kebersihan yang baik.
  • Setelah tiap buang air besar, anak lebih baik untuk diingatkan untuk menyeka dari depan ke belakang (bukan dari belakang ke depan) untuk mencegah kuman agar tidak menyebar dari rektum ke uretra.
  • Diajarkan untuk tidak menahan pipis, karena urin yang masih di kandung kemih dapat memberikan bakteri tempat yang baik untuk tumbuh.
  • Untuk anak perempuan harus menghindari menggunakan sabun mandi pada kelamin yang dapat menyebabkan iritasi. Mengenakan pakaian dalam yang berbahan katun, bukan seperti nilon yang dapat mendorong pertumbuhan bakteri.

Cara lain untuk mengurangi risiko infeksi ialah menghindari kafein, karena dapat mengiritasi kandung kemih.

Penanganan infeksi saluran

Infeksi pada saluran kencing dapat diobati dengan antibiotik. Jenis antibiotik yang harus digunakan aka  tergantung pada jenis bakteri yang menyebabkan infeksi dan juga seberapa parah infeksinya  terjadi. Beberapa hari setelah diberikannya antibiotik, dokter mungkin akan melakukan  tes urin kembali  untuk memastikan bahwa infeksi benar-benar hilang.

Baca juga : Penyebab vertigo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here