Olahraga yang Cocok untuk Penderita Autoimun

0
100

Seputarherbal.com – Olahraga untuk Penderita Autoimun. Olahraga merupakan kegiatan yang dibutuhkan oleh setiap manusia. Olahraga yang benar adalah olahraga yang sesuai dengan kondisi masing-masing individu, dilihat dari riwayat kesehatannya, masa indeks tubuhnya, serta risiko dalam keluarganya. Jika Anda memutuskan untuk mengikuti olahraga yang berat, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter. Selain itu, sebelum melakukan olahraga Anda harus melakukan pemanasan terlebih dahulu. Hal yang diinginkan dari olahraga adalah, tentunya menjaga kesehatan, kebugaran dan melindung tubuh agar tidak mudah terserang penyakit. Lalu bagaimana pada penderita penyakit autoimun? Olahraga apa saja yang dapat dilakukan oleh penderita autoimun?

Olahraga untuk Penderita Autoimun

Sayangnya tidak semua olahraga dapat dilakukan oleh penderita autoimun. Penderita penyakit ini memiliki keterbatasan dibandingkan orang sehat pada umumnya. Namun, olahraga tetap diperlukan untuk penderita autoimun agar badan sehat dan kualitas tubuh baik. Ada baiknya bagi Anda, penderita autoimun untuk melakukan konsultasi pada ahli sebelum memutuskan untuk mengikuti salah satu kegiatan olaraga. Pada dasarnya olahraga pada penderita autoimun adalah tidak boleh yang berlebihan dan selalu dimulai secara perlahan. Jika sudah merasa lelah dan pegal sebaiknya Anda berhenti, lambat laun Anda akan bisa lebih lama lagi dalam melakukan kegiatan olahraga. Jika Anda ingin mengikuti olahraga angkat beban, mulailah dari yang paling ringan dan jangan terus dipaksakan apabila sudah merasa pegal dan lelah.

Baca Juga : Jenis Olahraga Bagi Penderita Penyakit Jantung

Berikut ini, olahraga yang disarankan untuk penderita autoimun :

  • Yoga

Jenis olahraga yang baik untuk penderita autoimun adalah streching. Yoga termasuk jenis olahraga streching yang gentle dan ringan. Jika Anda melakukan streching atau yoga, lebih baik jangan terlalu memaksakan untuk menarik tubuh diluar batas kemampuan Anda. Apabila tubuh Anda tidak bisa ditarik lebih jauh lagi, maka berhenti dan tahan di posisi itu saja karena jika dipaksa tidak akan baik untuk tubuh Anda. Bagian tubuh yang perlu dilakukan streching adalah leher, karena bagian tubuh tersebut sering terasa kaku dan pegal pada penderita autoimun maupun penderita rematik. Selain itu, jangan biarkan tubuh Anda berada dalam suatu posisi tertentu lebih dari 30 menit, karena hal tersebut dapat membuat badan Anda kaku.

  • Renang

Selain streching atau yoga, olahraga yang sering dokter sarankan untuk penderita autoimun adalah renang. Namun, bagi Anda yang sensitif terhadap air dingin, lebih baik Anda menggunakan kolam dengan air hangat. Selain itu, air hangat juga dapat membantu meringankan gejala nyeri pada penderita autoimun.

Harga Promo | Obat Kanker & Tumor Teregistrasi BPOM