Mitos Seputar Pil KB yang Perlu Anda Ketahui

0
41

Seputarherbal.com – Pil KB merupakan salah satu jenis alat kontrasepsi (pencegah kehamilan) yang paling populer. Pil KB dianggap paling efektif untuk mencegah kehamilan, daripada metode kontrasepsi seperti suntik maupun penggunaan kondom. Presentasi kegagalan dalam metode tersebut mencapai 0,3% sampai 3%, sedangkan presentasi kegagalan dengan metode pil KB hanya 0,1%. Meskipun begitu, masih ada beberapa orang yang ragu untuk menggunakan pil KB sebagai metode untuk mencegah kehamilan, dikarenakan adanya kepercayaan seputar pil KB yang belum tentu benar (mitos). Berikut ini, telah dirangkum mitos seputar pil KB yang perlu Anda ketahui.

Baca Juga : Beberapa Efek Samping dari Suntik KB

  • Pil KB Membuat Tubuh Gemuk

Mitos tentang pil KB yang dapat membuat tubuh seseorang gemuk, mungkin menjadi yang paling sering Anda dengar. Tetapi Anda tidak perlu khawatir, hal tersebut tentu saja tidak benar. Sebaliknya, pil KB justru dapat membantu para wanita untuk menjaga berat badannya. Mengapa begitu? Hal tersebut disebabkan karena, dosis estrogen dan progesteron yang terdapat pada pil KB cenderung rendah, sehingga dapat mencegah penumpukan cairan pada tubuh yang akan membuat berat badan Anda naik.

  • Pil KB dapat Meningkatkan Risiko Kanker Rahim dan Ovarium

Pil KB dapat memengaruhi kadar hormon dalam tubuh, karena mengandung kombinasi hormon estrogen dan progesteron sintetis. Maka dari itu, munculah anggapan dimana pil KB dapat meningkatkan risiko kanker rahim dan ovarium. Hal tersebut tentu saja tidak benar. Faktanya, estrogen dan progesteron merupakan hormon yang di produksi secara alami oleh tubuh. Dengan mengonsumsi pil KB, justru akan membantu dalam menjaga kadar kedua hormon tersebut agar tetap stabil, sehingga risiko terjadinya kanker rahim dan ovarium berkurang.

  • Pil KB Membuat Rahim Kering

Mengonsumsi pil KB secara teratur, membuat darah haid yang keluar setiap bulannya menjadi lebih sedikit. Namun, hal tersebut bukan berarti dampak dari rahim kering. Menurut para dokter, darah haid yang berkurang pasca mengonsumsi pil KB merupakan efek yang timbul , karena ketebalan dinding rahim berkurang. Hal tersebut menyebabkan, darah yang keluar ketika haid pun jadi lebih sedikit.

  • Pil KB Membuat Sulit Hamil

Beberapa orang berspekulasi bahwa pil KB dapat membuat wanita yang mengonsumsinya sulit hamil. Namun hal tersebut ternyata tidak benar. Sebagian besar wanita membuktikan bahwa selepas mereka mengonsumsi pil KB,  peluang untuk hamil justru lebih besar. Jika Anda mengonsumsi pil KB selama 3 hari berturut-turut, kemudian melakukan hubungan seksual, maka peluang untuk hamil semakin tinggi.

https://lingshenyao.id/jual-obat-kista/