Cara Memijit Jerawat Dengan Benar

0
95
memencet jerawat

Seputarherbal.com –  banyak dermatologis yang menyebutkan bahwa tidak boleh sekalipun memencet jerawat Anda. Karena bisa melukai kulit wajah jika sembarangan atau asal pencet jerawat. Saat Anda sedang memencet jerawat, Anda justru akan melunakkan kulit, hingga menyebabkan jaringan kulit rentan sobek.

Akan tetapi, menahan diri untuk tidak memencet jerawat rasanya sulit sekali. Lagipula, siapa yang mau berlama-lama untuk membiarkan jerawat membandel di wajah Anda?

Jerawat seringkali dianggap sebagai hasil dari kebersihan diri yang kurang optimal, padahal kasusnya tidak selalu demikian. Jerawat pada umumnya disebabkan karena aktivitas produksi minyak yang berlebih pada dasar folikel rambut. Saat sel kulit mati tertinggal di wajah hingga menumpuk bersama minyak, dan pori wajah akan tertutup lalu membentuk jerawat.

Nah, saat jerawat sudah ‘matang’ pada wajah dengan sempurna dan terlihat seperti sudah siap untuk pecah sendiri, banyak yang seringkali merasa “gatal” dan ingin sekali untuk memecahkannya. Tapi bagaimana supaya tidak berakibat fatal atau makin buruk dan hingga meninggalkan bekas luka?

Berikut merupakan trik memencet jerawat agar tidak infeksi :

Triknya adalah cukup tusuk kepala jerawat, Ingat! Bukan dengan memencetnya dari bawah sampai nanah keluar. Menusuk kepala jerawatpun tidak akan menyebabkan rasa sakit, karena Anda menusuk  sel kulit yang sudah mati. Trik ini juga tidak akan menyebabkan terhadap jaringan kulit sehat yang berada di sekitarnya.

Peralatan yang dibutuhkan :

  • Jarum (jarum jahit/ peniti/jarum pentul)

  • Alkohol atau korek api gas

Cara melakukan pemencetan jerawat :

  1. Pertama cuci tangan sampai bersih dengan air hangat dan juga sabun.
  2. Lalu sterilkan jarum dengan menggosoknya menggunakan alkohol. Oleskan pula alkohol pada jerawat dan juga tangan Anda. Atau bias juga, sterilkan jarum dengan cara memanaskannya di atas api selama beberapa detik dan tunggu hingga kembali dingin.
  3. Sejajarkan jarum di permukaan kulit wajah, dan dengan perlahan tusukkan ujung jarum hingga menembus masuk di kepala jerawat (berwarna putih atau kekuningan). Jangan tusukkan jarum pada bagian bawah jerawat karena terlalu dekat dengan jaringan kulit sehat lain di sekitarnya.
  4. Angkat jarum tersebut hingga membuka jalan bagi nanah agar bisa keluar (bayangkan Anda sedang mendongkraknya).
  5. Lapisi tangan dengan tisu bersih lalu secara perlahan tekan dari kedua sisi jerawat. Jika jerawat sudah ‘matang’, nanah dapat dengan mudah keluar. Tetapi jika belum, stop dan jangan lanjutkan prosesnya. Hentikan pula memencet jerawat jika yang keluar itu adalah darah atau cairan bening dan bukan nanah.
  6. Setelah jerawat menjadi kempis, oleskan area jerawat dengan obat jerawat yang mengandung salicyclic acid (BHA) dan juga benzoyl peroxide. Kombinasi kedua bahan aktif ini dapat membantu untuk meredakan iritasi akibat jerawat serta mencegah untuk jerawat kambuh lagi di kemudian hari dengan membuka pori dan membunuh bakteri penyebab jerawat. Skincarekhusus jerawat yang mengandung glycolic acid (AHA) juga dapat membantu mencegah pembentukan flek  cokelat bekas jerawat. Teknik ini paling aman dilakukan jika setelah mandi, saat kulit masih lembap dan pori terbuka,

Baca juga : Menghilangkan jerawat secara alami

Gunakan teknik ini untuk jerawat bernanah dan benjolan yang memiliki ujung berwarna putih atau kekuningan. Jerawat sistik atau jerawat batu (benjolan yang merah besar dan bengkak di bawah kulit) yang hanya bisa ditangani oleh injeksi kortison oleh dokter kulit.

https://lingshenyao.id/penyebab-kanker-serviks/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here