6 Makanan Penyembuh Tumor yang Wajib Dikonsumsi

0
13

Seputarherbal.com – Banyak orang yang beranggapan bahwa tumor adalah penyakit yang berbahay dan mematikan. Padahal, tidak semua jenis tumor berbahaya, sebab tumor sendiri dibagi menjadi sua jenis, yaitu tumor jinak dan ada yang ganas. Terlepas dari jinak atau ganas, pastinya Anda ingin selalu terhindar dari berbagai macam penyakit tumor. Oleh karena itu, dalam ulasan kali ini akan dibahas mengenai makanan pencegah dan makanan penyembuh tumor yang harus dihindari. Simak selengkapnya di bawah ini.

Sebelum mengetahui apa saja makanan penyembuh tumor, ada baiknya jika Anda mengenal lebih jauh seperti apa penyakit tumor itu sendiri.

Tumor adalah kondisi yang ditandai dengan munculnya benjolan di suatu bagian tubuh dan dapat berkembang menjadi lebih besar. Kondisi ini terjadi akibat adanya pertumbuhan sel secara terus-menerus dan terkendali, sel tersebut juga tak memiliki fungsi apapun.

Pertumbuhan sel tersebut mengakibatkan terjadinya ketidakseimbangan antara jumlah sel baru yang tumbuh dengan jumlah sel lama yang sudah mati. Mengapa demikian? Hal ini disebabkan karena sel baru terbentuk secara berlebihan atau sel lama yang seharusnya mati masih tetap hidu, sehingga pada akhirnya membentuk benjolan yang disebut tumor. Sayangnya, penyebab terjadinya ketidakseimbangan sel tersebut masih belum diketahui secara pasti.

Tumor Jinak

Tumor jinak terjadi apabila Ia tidak menyerang jaringan disekitarnya maupun organ lain. Jika tumor yang tumbuh baru menginjak stadium awal, maka kemungkinan dokter tidak akan memberikan obat atauperawatan khusus pada pengidapnya. Meski begitu, dokter menyarankan Anda untuk melakukan pemeriksaan rutin guna memantau perkembangan tumor.

Jika tumor jinak ditemukan di organ vital, seperti pada sistem saraf atau pembuluh darah, maka dokter akan mengajukan untuk melakukan tindakan pembedahan, dengan bertujuan untuk mengangkat tumor tersebut. Akan tetapi, jika pembedahan tidak memungkinkan atau sulit dilakukan, maka dapat diambil tindakan lain, seperti terapi radiasi.

Tindakan operasi atau pembedahan juga dapat menjadi pertimbangan apabila pasien tumor merasa bahwa tumor yang dialami mengganggu penampilan, misalnya tumor yang tumbuh di leher atau di wajah.

Dalam sebagian besar kasus, tumor jinak dapat diatasi dengan tindakan pembedahan, namun ada juga pengidap tumor yang memiliki memanfaatkan obat tumor.

Sedangkan, dalam kasus hemangioma, yang mana keberadaannya dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, maka kemungkinan dokter akan meresepkan kortikosteroid untuk membantu proses penyembuhan tumor agar cepat menghilang.

Perlu Anda ketahui bahwa tumor jinak bisa saja tumbuh kembali meski telah dilakukan tindak operasi. Hal ini umumnya terjadi apabila proses pengangkatan tumor yang dijalani tidak tuntas. Maka dari itu, bagi Anda pengidap tumor, terutama tumor payudara, lebih baik lakukan pemeriksaan secara rutin setiap 3 atau 6 bulan sekali agar dapat mendeteksi perubahan pada tubuh sejak dini.

Tumor Ganas

Tumor ganas adalah kondisi yang erat kaitannya dengan keberadaan kanker di dalam tubuh. Hal ini disebabkan karena, munculnya benjolan akibat tumor ganas ini seringkali dianggap sebagai pertanda bahwa seseorang telah mengalami kanker. Kanker sendiri adalah suatu penyakit yang muncul akibat adanya pertumbuhan tidak normal pada sel-sel jaringan tubuh normal, yang kemudian berubah menjadi sel kanker.

Tumor ganas tumbuh secara cepat. Dengan begitu, tumor ganas memiliki potensi untuk menyebar, menyerang hingga merusak jaringan yang ada di sekitarnya. Dalam dunia medis, penyebaran sel kanker disebut metastasis.

Berikut ini adalah beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan risiko Anda mengidap tumor ganas :

  • Faktor usia, sebab semakin bertambanhnya usia maka risiko mengalami tumor ganas pun semakin besar.
  • Faktor penyakit turunan, beberapa jenis kanker dapat dipengaruhi akibat penyakit turunan (genetik).
  • Faktor lingkungan,seperti seringnya terpapar bahan kimia berbahaya atau zat beracun, seperti benzena, nikel, asbes, hingga rokok.
  • Paparan sinar radiasi, seperti sinar ultraviolet dari matahari, sinar radiasi radiologi, dan sinar radiasi (alpha, gamma, dan beta) juga dapat meningkatkan risiko kanker.
  • Pola makan yang tidak sehat juga dapat meningkatkan risiko tumor dan kanker.
  • Terlalu banyak dan sering mengonsumsi daging merah.
  • Memiliki gangguan pada daya tahan tubuh.

Makanan Penyembuh Tumor

Berikut ini adalah beberapa jenis makanan yang dapat dikonsumsi untuk mencegah dan membantu penyembuhan kanker, yaitu :

  1. Bawang putih

Bawang putih dikenal sebagai rempah-rempah atau bumbu dapur yang memiliki sejumlah manfaat untuk kesehatan, salah satunya untuk penderita tumor. Hal ini disebabkan karena senyawa yang ada di dalam bawang putih, yakni allicin, dapat membantu membunuh sel tumor atau kanker dalam tubuh.

2. Kunyit

Selain bawang putih, kunyit juga dikenal sebagai bumbuh dapur yang bermanfaat dalam pengobatan tradisional tumor. Hal ini disebabkan karena kunyit mengandung senyawa kurkumin yang berperan sebagai antioksidan, antiradang, dan juga antikanker. Senyawa ini berkhasiat sebagai obat antikanker dengan menyerang enzim tertentu pada sel kanker. Meski begitu, penelitian masih perlu dilakukan untuk memeriksa khasiat kunyit sebagai obat tumor dan kanker.

3. Apel

Apel merupakan buah yang kaya akan vitamin dan sangat baik dikonsumsi untuk meningkatkan kesehatan tubuh. Bahkan, mengonsumsi satu buah apel setiap hari dapat meningkatkan kekuatan tubuh untuk melawan zat radikal bebas pemicu tumor atau kanker. Akan lebih baik jika Anda mengonsumsi apel secara langsung daripada apel yang sudah melalui proses pengolahan.

4. Buah beri

Buah beri mengandung senyawa antioksidan anthocyanin yang dapat membantu menurunkan risiko tumor dan kanker.

5. Brokoli

Brokoli adalah jenis sayuran yang dijuluki “super food” atau makanan super, lantaran khasiatnya yang luar biasa untuk kesehatan tubuh. Brokoli memiliki kandungan sulforaphane, yakni senyawa yang telah terbukti dapat membantu membunuh sel tumor dan mengurangi ukuran tumor. Makanan superini juga dapat menurunkan risiko seseorang mengalami kanker, tak terkecuali kanker otak.

6. acang-kacangan

Kacang-kacangan juga dangat baik untuk mencegah kanker otak. Hal ini disebabkan karena kacang memiliki kandungan serat yang tinggi serta kandungan asam lemak yang berperan untuk melindungi otak dari berbagai macam masalah kesehata, termasuk tumor dan kanker. Kacang juga dapat membantu mencegah penyebaran sel kanker ke jaringan tubuh lain.

https://lingshenyao.id/obat-cina-kanker