Pentingnya kesehatan dan keselamatan kerja (K3)

0
165
Kesehatan dan keselamatan kerja

Seputarherbal.com Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) merupakan bagian dari Ilmu Kesehatan Masyarakat dan juga seni dalam pengelolaan bahaya di tempat kerja. Bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan dan juga kesejahteraan para pekerja. Dengan lingkungan kerja yang aman serta sehat maka produktivitas di perusahaan tentu akan meningkat dan juga menunjang kelangsungan bisnis perusahaan tersebut. Selain itu, tuntutan regulasi nasional dan internasional mewajibkan bagi perusahaan agar menerapkan K3 di tempat kerja sehingga implementasi K3 di tempat kerja menjadi cukup penting.

Keselamatan kerja yaitu :

  1. Keselamatan yang berhubungan dengan mesin, pesawat, alat kerja, bahan dan proses pengolahannya, landasan tempat kerja juga lingkungannya serta cara-cara melakukan pekerjaannya.
  2. Keselamatan kerja adalah dari, oleh, dan untuk setiap tenaga kerja serta pekerja lain, dan juga masyarakat pada umumnya.
  3. Sarana yang utama untuk pencegahan kecelakaan dan kematian akibat kecelakaan kerja. Keselamatan kerja yang baik merupakan pintu gerbang yang utama bagi keamanan tenaga kerja.
  4. Keselamatan kerja juga menyangkut segenap dalam proses produksi dan distribusi, baik itu barang, maupun jasa.

Kesehatan kerja

Spesialisasi dalam ilmu kesehatan maupun kedokteran yang bertujuan agar pekerja memperoleh derajat kesehatan yang bagus baik fisik, mental maupun social. Dengan dilakukannya usaha-usaha preventif dan kuratif terhadap penyakit atau gangguan kesehatan yang diakibatkan oleh pekerjaan dan lingkungan.

Hakikat dari kesehatan kerja adalah sebagai berikut :

  • Sebagai alat untuk mencapai derajat kesehatan bagi tenaga kerja yang setinggi tingginya baik  buruh, petani, nelayan, pegawai negri atau pekerja bebas, bertujuan untuk kesejahteraan tenaga kerja.
  • Sebagai alat untuk meningkatkan produktivitas  yang berdasar kepada tingkat efesiensi serta daya produktivitas  manusia dalam berproduksi.

Penerapan program keselamatan  dan  kesehatan kerja

Berikut merupakan garis besar  yang  telah dikategorikan :

  1. Faktor kepribadian dan perilaku.
  • Para pekerja : kebiasaan, latihannya, kepercayaan, kesan, latar-belakang kebudayaan, pendidikan dan sikap sosial serta karakteristik fisik.
  • Lingkungan bekerja : sikap dan kebijaksanaan dari para pemilik perusahaan, manajer, pengawas, dan lingkungan proyek.
  1. Faktor fisik.
  • Kondisi pekerjaan : ditentukan oleh jenis pekerjaan dan bahaya yang melekat, maupun oleh bahaya terhadap kesehatan kerja yang ditimbulkan  bisa juga oleh metode yang digunakan dan material serta lokasi dari pekerjaan tersebut. Oleh karena itu usahakan selalu mematuhi standar kerja dan menggunakan alat  lengkap untuk keselamatan dalam bekerja seperti menggunakan sepatu safety dan lain-lain.
  • Penyingkiran bahaya mekanis : Cara pemakaian pagar/batas, peralatan dan juga prosedur untuk melindungi pekerja secara fisik , lingkukan dan situasi yang berbahaya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here