Penyebab Keputihan Tidak Normal seperti Karet

0
53

Seputarherbal.com – Keputihan Seperti Karet. Munculnya cairan keputihan dari vagina, pada dasarnya merupakan hal yang normal. Namun, dalam beberapa kasus, keputihan sering dianggap sebagai suatu hal yang buruk dan perlu diatasi. Hal ini disebabkan karena, cairan keputihan tersebut menunjukan adanya kondisi yang tidak normal.

Perlu Anda ketahui, bahwa cairan keputihan sendiri berasal dari kelenjar leher rahim dan dinding vagina, yang membawa bakteri dan sel mati keluar dari tubuh Anda. Maka dari itu, keputihan pada dasarnya berguna untuk membantu menjaga vagina agar tetap bersih dan mencegah terjadinya infeksi.

Beberapa wanita mengalami keputihan hanya sesekali saja. Namun, ada juga beberapa wanita lainnya yang mengalami keputihan cukup sering. Ada pula wanita yang mengeluarkan sedikit cairan keputihan dan ada juga yang mengeluarkannya dalam volume yang lebih banyak. Umumnya, cairan keputihan cenderung akan keluar lebih banyak ketika Anda sedang mengalami ovulasi, menyusui, stres, menggunakan pil KB atau terangsang secara seksual.

Selain itu, yang membedakan keputihan pada setiap wanita adalah warna, aroma, dan tekstur keputihan. Ada tekstur keputihan yang cair, kenta, lengket, dan ada juga yang elastis seperti karet. Umumnya, cairan keputihan normal berwarna jernih (transparan) atau putih, dan tidak berbau.

Tanda Keputihan tidak Normal

Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, bahwa keputihan yang normal cenderung tidak berwarna dan tidak berbau. Sementara itu, keputihan yang tidak normal ditandai dengan perubahan warna, aroma dan teksturnya. Hal ini mungkin juga menandakan adanya masalah kesehatan pada vagina Anda.

Masalah kesehatan yang ditandai dengan keluarnya cairan keputihan abnormal pun beragam. Diantaranya adalah :

  • Akibat Infeksi Jamur

Gejala yang menunjukan bahwa keputihan disebabkan oleh infeksi vagina, diantaranya adalah, tekstur keputihan yang menjadi lebih kental, berbusa, atau menggumpal, berwarna putih terang, dan disertai rasa gatal atau panas pada vagina.

  • Akibat Infeksi Bakteri

Infekssi bakteri merupakan masalah paling umum yang terjadi pada vagina. Kondisi ini ditandai dengan keputihan yang berbau amis, dan berwarna putih semi abu.

  • Akibat Trikomoniasis

Kondisi ini disebabkan akibat terjadinya infeksi parasit Tricomonas vaginalis. Gejala yang timbul berupa warna keputihan yang kekuningan, berbusa, gatal, berbau busuk, dan dapat terasa nyeri saat buang air kecil.

  • Akibat Kanker

Sebenarnya, sebagian besar kanker tidak berpengaruh terhadap cairan keputihan. Bahkan, kanker yang menyerang area vagina dan sistem reproduksi wanita pun seringkali tidak menimbulkan gejala apapun pada keputihan.

Baca Juga : 5 Penyebab Haid Tidak Teratur Ini Bisa Picu Kanker Rahim

Namun, pada kanker tuba falopi yang tergolong langka, biasanya ditandai dengan adanya peningkatan volume keputihan dengan tekstur cair seperti air.

Begini Pengobatan Kanker Serviks Stadium 1B