Penyebab Infeksi Jamur Vagina

0
102
infeksi jamur vagina

Penyebab infeksi jamur vagina

Seputarherbal.com infeksi jamur pada vagina merupakan infeksi yang sangat umum menyerang wanita. Sebagian wanita setidaknya pernah satu atau dua kali mengalami infeksi jamur di dalam hidupnya. Meski tidak serius, gejalanya bisa membuat Anda tidak nyaman untuk beraktivitas.

Kabar baiknya, jika Anda mengetahui apa saja yang bias meningkatkan risiko Anda, atau mungkin Anda bisa mencegah infeksi itu datang lagi di kemudian hari.

Penyebab munculnya jamur dan terjadi infeksi

Vagina adalah tempat tinggal bagi bakteri Lactobacillus acidophilus, bakteri baik yang mempunyai tugas untuk menghasilkan asam membantu keseimbangan populasi bakteri dan jamur lainnya yang berada di bawah sana. Keseimbangan populasi bisa terganggu oleh banyak hal sehingga menyebabkan terjadinya infeksi.

Infeksi jamur vagina secara umum dapat disebabkan oleh pertumbuhan jamur Candida albicans yang melewati batas. Pertumbuhan jamur ini dapat menyebabkan vagina menjadi gatal, terasa panas, terasa sakit saat buang air kecil atau berhubungan seks, dan juga mengeluarkan keputihan yang  berbau.

Baca juga : Penyebab rasa gatal pada keputihan

Berikut merupakan beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko terkena infeksi jamur pada vagina:

Sedang hamil

Kadar estrogen yang  tinggi selama kehamilan dapat membuat vagina menghasilkan lebih banyak glikogen, yang kemudian dapat membuat jamur lebih mudah untuk tumbuh subur di sana. Selain ibu hamil dan ibu menyusui juga rentan terkena infeksi dari Candida atas alasan yang sama.

Minum antibiotik

Antibiotik contohnya seperti penisilin, erythromycin, tetrasiklin, dan juga amoxicillin, biasa digunakan untuk mengobati dan mencegah terjadinya infeksi dengan membunuh dan menghambat pertumbuhan bakteri. Perlu diingat sebagai efek sampingnya, kandungan antibiotik dapat mengganggu pH alami pada vagina yang biasanya sedikit asam, dengan membunuh bakteri sehat. Akibatnya, pertumbuhan ragi menjadi meningkat dan juga bisa menyebabkan infeksi jamur pada vagina.

Memakai kontrasepsi

Memiinum pil KB atau pakai IUD bertujuan untuk mencegah kehamilan dapat meningkatkan risiko terhadap infeksi jamur vagina. Karena, kedua metode pencegahan kehamilan seperti ini “dipersenjatai” oleh tambahan hormon seperti estrogen dan progesteron yang bias menyuburkan populasi jamur didalam vagina.

Meski begitu, versi baru dari beberapa kontrasepsi hormon yang ada  tidak lagi memiliki efek yang sama. Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter kandungan untuk menentukan kontrasepsi hormonal apa yang harus dipakai dan cocok.

Sistem imun lemah

Fungsi sistem imun yang lemah atau terganggu akibat suatu kondisi dapat membuat tubuh menjadi kepayahan untuk melawan infeksi. Kondisi yang dapat menyebabkan melemahnya sistem imun contohnya seperti HIV/AIDS, diabetes, atatu sedang menjalani kemoterapi, baru saja pulih dari menerima cangkok organ.

Penggunaan obat steroid juga dapat meningkatkan risiko terkena infeksi jamur pada vagina, karena steroid bekerja menekan sistem kekebalan tubuh.

Cara mengobati infeksi jamur

Jika infeksi jamur pada vagina tidak disebabkan oleh kehamilan, Anda bisa merawatnya sendiri di rumah dengan obat-obatan yang bisa Anda beli tanpa memakai resep dokter, seperti dengan mengoleskan krim antijamur contohnya (butoconazole, clotrimazole, miconazole, dan terconazole) di area bermasalah atau bias juga minum tablet anti jamur seperti fluconazole untuk mengatasi gejalanya dari dalam.

Tetapi Jika Anda sedang hamil, jangan sembarangan pakai obat untuk menangani infeksi Candida apapun tanpa membicarakannya dulu dengan dokter Anda.

Cara mencegah infeksi jamur

Tidak ada cara pasti dalam mencegah infeksi Candida. Akan tetapi beberapa tindakan tertentu dapat mengurangi risiko terkena infeksi jamur vagina. Satu hal yang mendasar dan wajib dilakukan adalah dengan cara  memelihara kebersihan pada vagina yang baik. Jamur tumbuh subur di area lembap dan hangat, maka sebisa mungkin Anda jaga vagina Anda tetap bersih dan kering.

Hindari mencuci vagina dengan sabun pewawangi karena mengganggu keseimbangan pH vagina. Pada dasarnya vagina punya cara sendiri untuk membersihkan diri dengan menjaga kadar pH juga koloni bakteri agar tetap seimbang. Oleh karena itu, Anda cukup membasuh vagina dengan air hangat.

https://lingshenyao.id/cara-mengobati-benjolan-dileher/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here