Home Kesehatan Fakta Biospi Mulut yang Perlu Anda Ketahui

Fakta Biospi Mulut yang Perlu Anda Ketahui

0
13

Seputarherbal.com – Fakta Biopsi Mulut. Mungkin Anda pernah mendengar salah satu tindakan medis yang biasa dilakukan pada pasien kanker, yaitu biopsi. Namun, kebanyakan orang ragu dan takut untuk menjalani tindakan medis tersebut. Pasalnya, sebagian besar dari mereka menganggap bahwa biopsi haya akan menyebabkan kanker semakin menyebar dan lebih ganas dari sebelumnya. Lantas, apa sebenarnya fungsi dari biopsi itu sendiri? Apakah biopsi hanya dapat dilakukan pada penderita kanker? Apa pengaruh biopsi terhadap kanker? Simak jawabannya di bawah ini.

Pengertian Biopsi

Biopsi merupakan prosedur pengambilan sampel sel atau jaringan untuk melakukan pemeriksaan lebih dekat. Prosedur ini umumnya dilakukan setelah tes atau pemeriksaan sebelumnya yang menemukan adanya jaringan yang tidak normal di dalam tubuh. Jaringan yang tidak normal tersebut ditemukan, namun belum diketahui penyebabnya. Kondisi ini dapat disebut sebagai lesi, tumor, atau massa.

Biasanya, jaringan tidak normal yang terdapat di dalam tubuh dapat ditemukan melalui pemeriksaan fisik maupun pemeriksaan internal dengan tes pencitraan yang dilakukan menggunakan USG, CT scan, atau MRI. Setelah pemeriksaan selesai dilakukan dan kemudian ditemukan jaringan abnormal, maka akan dilakukan biopsi.

Pada dasarnya, biopsi memang sering dilakukan untuk mendeteksi kanker. Pemeriksaan dan juga tes pencitraan memang dapat mendeteksi adanya jaringan abnormal di dalam tubuh. Namun, pemeriksaan ini tidak dapat menentukan apakah jaringan abnormal tersebut merupakan kanker atau bukan.

Baca Juga : Biaya Vaksin Kanker Serviks

Biopsi Mulut

Biopsi mulut dilakukan untuk mendeteksi adanya jaringan abnormal di dalam mulut, seperti kanker mulut. Biasanya, kelainan jaringan mulut ini ditandai dengan gejala-gejala, seperti :

  • Adanya ruam atau lesi pada yang tidak kunjung sembuh dalam waktu 2 minggu.
  • Adanya borok (ulkus) pada gusi.
  • Muncul bercak putih (leukoplakia) atau bercak merah pada mulut.
  • Terjadi pembengkakan pada gusi atau mulut yang tak kunjung reda.
  • Adanya perubahan pada jaringan gusi, di mana kondisi ini ditandai dengan kondisi gigi yang terasa longgar.

Fakta biopsi mulut, yakni prosedur ini aman untuk dijalani oleh pasien pada umumnya. Namun, ada beberapa kondisi yang menyebabkan pasien perlu mendapat perlakuan khusus, diantaranya adalah pasien yang mengalami pembekuan darah, tumor parotis, sedang mengonsumsi obat pengencer darah, menderita multiple neurofibroma, menderita osteonekrosis (pembusukan jaringan tulang), dan pasien yang menjalani pengobatan bisfofonat.

Selain itu, dokter dapat meminta pasien untuk berhenti mengonsumsi obat-obatan yang sedang dikonsumsi oleh pasie, baik itu obat herbal maupun suplemen. Pasien juga dapat diminta untuk tidak mengonsumsi makanan selama beberapa jam sebelum menjalani biopsi mulut.

Langkah Setelah Biopsi

Setelah melakukan biopsi, sampel jaringan akan dianalisis di laboratorium. Dari hasil biopsi tersebut, dokter dapat menentukan apakah sel tersebut sel kanker atau bukan. Jika ya, maka dokter pun akan mengetahui dari mana kanker berasal dan seberapa ganasnya kanker tersebut.

Meskipun untuk mendapatkan hasil analisis biopsi hanya membutuhkan waktu beberapa menit, namun biasanya hasil tes ini akan diberikan dalam waktu beberapa hari. Lama waktu ini bergantung terhadap seberapa sulitnya sampel untuk dianalisis.

6 Makanan Obat Pencegah Kanker Herbal