3 Efek Samping Pasca Operasi Kanker Payudara

0
48

Seputarherbal.com – Kanker payudara adalah salah satu jenis kanker yang paling sering terjadi pada wanita, khususnya di Indonesia. Kanker payudara dapat dideteksi dengan cepat karena gejala yang terjadi terasa jelas, sehingga Anda dapat segera melakukan perawatan. Terjadinya kanker payudara dapat disebabkan oleh beberapa hal. Antara lain, faktor genetik, hormon, serta gaya hidup. Gaya hidup yang buruk dan tidak sehat dapat memicu terjadinya kanker payudara. Untuk menghindarinya, Anda dapat mengubah gaya hidup menjadi gaya hidup sehat. Seperti makan makanan sehat dan olahraga secara teratur agar tubuh tetap ideal. Kelebihan berat badan (obesitas) juga merupakan pemicu terjadinya kanker payudara. Perubahan gaya hidup ini pun sering disarankan oleh dokter setelah kanker payudara sembuh. Selain itu, efek tumor payudara juga kerap dirasakan oleh seseorang yang telah menjalani proses pengobatan. Apa saja itu?

Berikut ini perubahan yang terjadi setelah pengobatan kanker payudara :

  • Perubahan Fisik

Pengobatan kanker payudara seperti radioterapi dan kemoterapi, dapat menimbulkan efek samping yang merupakan perubahan pada fisik. Namun, hal tersebut tidak bersifat permanen dan akan menghilang seiring berjalannya waktu.

Efek samping pasca pengobatan kanker payudara yang paling sering terjadi adalah mual, kelelahan, pembengkakkan di area yang terkena sinar radiasi, perubahan warna kulit dan kuku, rambut rontok, gangguan siklus menstruasi, muncul sariawan dan kehilangan nafsu makan.

Baca Juga : Senangnya Tumor Payudara Hilang Tak Tersisa (Obat Tumor Payudara Ling Shen Yao)

  • Perubahan Bentuk Payudara

Operasi kanker payudara akan mempengaruhi penampilan Anda, khususnya payudara. Tidak hanya meninggalkan bekas luka, operasi penyakit kanker payudara juga menyebabkan Anda kehilangan salah satu atau bahkan kedua payudara Anda, sehingga mempengaruhi bentuk payudara Anda.

Operasi lumpektomia yang bertujuan untuk mengangkat seluruh sel kanker, dapat meningkatkan risiko depresi. Hal tersebut disebabkan karena, seseorang merasa tidak percaya diri dengan bentuk payudaranya setelah operasi. Meskipun begitu, Anda dapat mempertimbangkan untuk melakukan rekonstruksi payudara untuk mengembalikan bentuk payudara seperti semula dan juga prostetis payudara untuk membantu mengatasi perubahan bentuk payudara selama pengobatan berlangsung. Sebelum melakukan metode-metode tersebut, ada baiknya Anda konsultasi kepada dokter terlebih dahulu.

  • Masalah Kesuburan

Kemoterapi dan terapi hormonal juga dapat berpengaruh terhadap kesuburan Anda. Hal tersebut disebabkan karena, banyaknya obat kemoterapi yang menyebabkan jumlah hormon estrogen dalam tubuh Anda menurun, sehingga dapat menyebabkan menopause dini. Ketidak suburan tersebut bisa terjadi semetara waktu atau bahkan selamanya.

Maka dari itu, bagi Anda yang sudah menikah dan ingin memiliki anak ataupun bagi Anda yang sudah memiliki anak tetapi masih harus menyusui, sebaiknya konsultasikan masalah ini ke dokter sebelum melakukan pengobatan kanker payudara. Bagi wanita yang melakukan pengangkatan salah satu payudara (mastektomi), Anda masih bisa menyusui dngan sebelah payudara yang masih normal. Namun, jika Anda melakukan pengankatan kedua payudara, maka Anda mungkin akan disarankan untuk menggunakan alat pelengkap perawatan untuk menyusui.

https://lingshenyao.id/obat-tumor-payudara/