Inilah Akibat Terlalu Sering Donor Darah

0
300

Seputarherbal.com – Rutin melakukan donor darah dapat memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh sang pendonor. Namun, jika Anda terlalu sering melakukan donor darah, maka hal ini akan berdampak buruk bagi kesehatan. Lantas apa saja dampak negatif donor darah?

Dampak Negatif Terlalu Sering Donor Darah

Banyak yang menyangka bahwa efek samping dari donor darah adalah kehabisan darah. Namun, hal tersebut tidak benar, karena sel darah merah memiliki kemampuan luar biasa untuk memperbanyak diri, bahkan setelah Anda melakukan donor darah. Setiap detiknya, terdapat jutaan sel darah yang mati atau hilang dan dapat digantikan secara langsung dengan sel-sel darah baru. Meskipun begitu, sering melakukan donor darah tetap tidak baik bagi kesehatan Anda.

Terlalu sering melakukan donor darah akan meningkatkan risiko terjadinya kekurangan zat besi dalam tubuh Anda. Hal ini disebabkan karena, meskipun sel darah merah dapat digantikan secara langsung dengan sel darah baru, namun tidak demikian dengan zat besi. Kekurangan zat besi dapat membuat Anda merasa lemas, lesu, pusing, dan tak bertenaga. Kondisi tersebut bahkan mengarah pada penurunan hemoglobin dan risiko anemia. Jika dibiarkan secara terus-menerus tanpa adanya pengobatan, maka kondisi tersebut dapat berujung pada anemia defisiensi besi.

Meskipun begitu, banyak orang yang tak menyadari efek samping dari donor darah ini. Mereka beranggapan bahwa anemia defisiensi besi terjadi akibat tubuh kekurangan darah, kurang asupan makanan yang mengandung zat besi, atau akibat memiliki riwayat penyakit pada gangguan pencernaan. Padalah, hal tersebut juga dapat disebabkan akibat terlalu sering melakukan donor darah.

Maka dari itu, penting bagi Anda untuk memerhatikan frekuensi donor darah yang akan Anda lakukan, Selain itu, Anda juga perlu memerhatikan kondisi kesehatan Anda, baik sebelum atau sesudah melakukan donor darah. Jangan sampai donor darah yang tadinya berdampak baik, justru malah berdampak buruk bagi kesehatan Anda.

Rata-rata setiap orang diperbolehkan untuk mendonorkan darah setiap 3 sampai 4 bulan sekali dan maksimum 5 kali dalam 2 tahun. Dikutip dari laman Tempo, Palang Merah Indonesia (PMI) juga setuju akan hal tersebut, dan mengatakan bahwa donor darah sebaiknya dilakukan rutin minimal 3 bulan sekali.

Baca Juga : Manfaat Donor Darah Bagi Kesehatan

Syarat Donor Darah

Meski baik untuk kesehatan, ternyata tak semua orang dapat melakukan donor darah, bahkan dalam batas yang dianjurkan. Hal tersebut disebabkan karena, donor darah juga tergantung dengan kondisi kesehatan pendonor secara menyeluruh.

Anda dapat melakukan donor darah jika memenuhi syarat-syarat berikut :

  • Sehat secara jasmani
  • Berat badan di atas 45 kg
  • Usia di atas 17 tahun
  • Tekanan darah tidak melebihi 180/110 mmHG
  • Tidak dalam masa kehamilan
  • Tidak terkena infeksi menular
  • Tidak memiliki riwayat penyakit kronis, seperti diabetes, penyakit jantung, atau kanker
  • Tidak kecanduan alkohol dan/atau narkoba

HARGA OBAT Kanker & Tumor Teregistrasi BPOM