Cara Penularan Hiv yang Harus di Ketahui

0
147
Cara Penularan Hiv yang Harus di Ketahui

HIV/AIDS merupakan penyakit yang ditularkan melalui cairan tubuh dan dapat menyerang segala usia, apalagi dengan kondisi daya tahan tubuh yang kurang bahkan bayi sekalipun. Penyakit yang terkenal ganas ini belum ditemukan obatnya oleh karena itu, mari kita kenali Cara Penularan HIV Yang Harus Diketahui.

Beberapa cara penularan HIV yang dapat terjadi adalah sebagai berikut:

  • Hubungan Seks

Melakukan hubungan seks dengan seseorang yang telah terjangkit HIV akan menularkan penyakit ini. Tidak hanya hubungan seks antara pria dan wanita tapi, hubungan sesama jenis kelamin juga beresiko tinggi. penularan terjadi melalui anal, vagina ataupun oral seks yang dilakukan dengan pasangan yang sudah terinfeksi virus HIV.

Penggunaan pengaman/kondom saat melakukan hubungan seks, dan tidak bergonta-ganti pasangan, akan memperkecil seseorang terjangkit virus mematikan ini.

  • Penggunaan Jarum Suntik

Penggunaan jarum suntik yang telah terkontaminasi virus HIV, akan tertular melalui darah. Penularan malalui jarum suntik, erat kaitannya dengan pengguna narkoba dengan jarum suntik, penggunaan jarum suntik secara bergantian membuat seseorang beresiko tinggi tertular satusama lain.

  • Selama kehamilan, persalinan atau menyusui

Penularan virus ini tidak mengenal usia, bayi baru lahir pun bisa terjangkit virus HIV. Umumnya penularan pada bayi dikarenakan, ibu yang mengandung bayi tersebut sudah terkena virus HIV, penularan ini terjadi karena plasenta yang terhubung antara ibu dan bayi.

Selain itu, proses menyusui yang juga menjadi resiko tinggi seorang bayi terserang virus HIV dari sang ibu. Maka dari itu, penting melakukan pemeriksaan atau berkonsultasi dengan dokter sebelum kehamilan guna, mendeteksi virus sedari awal dan mengurangi resiko penyebaran virus HIV.

  • Transfusi Darah

Darah merupakan salah satu tempat masuk virus HIV. Dalam beberapa kasus, seseorang tertular HIV karena menerima tranfusi darah dari orang yang sudah terinfeksi virus tersebut.

Tetapi, seiring berjalannya waktu kasus tersebut semakin jarang karena saat ini sudah diterapkan tes kelayakan donor, tidak hanya darah tapi juga organ dan jaringan tubuh lainnya. Sehingga menurunkan resiko penyebaran virus HIV bagi para penerima donor.

Baca Juga : Jual Obat Kista Cimahi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here