Benjolan Di Payudara, Normal atau Tidak ?

0
169
Benjolan Payudara Normal

Seputarherbal.com – Menemukan benjolan pada payudara adalah mimpi buruk bagi wanita. Namun, ketahuilah bahwa tidak semua benjolan pada payudara merupakan gejala kanker payudara. Benjolan pada payudara juga bisa berupa tumor jinak yang tidak berbahaya.

Saat melakukan pemeriksaan payudara dan menemukan benjolan, kenali beberapa ciri benjolan pada payudara seperti di bawah ini:

Kelainan fibrokistik

Kebanyakan benjolan pada payudara merupakan fibrosis atau biasa disebut kista yang merupakan perubahan pada jaringan payudara yang tidak bersifat ganas atau non kanker. Perubahan ini biasanya disebut perubahan payudara fibrokistik dan terdeteksi karena adanya benjolan di payudara, rasa sakit, atau bahkan mengalami bengkak pada payudara. Gejala seperti ini biasanya semakin memburuk seiring dimulainya periode menstruasi pada wanita. Benjolan yang terasa pada payudara mungkin lebih dari satu terkadang dari puting juga akan keluar cairan berwarna keruh. Keadaan seperti ini cenderung umum dialami oleh wanita pada usia produktif dan bisa terjadi di salah satu payudara ataupun di kedua payudara.

Fibrosis

Jaringan ini mirip seperti jaringan luka. Jika diraba, pada payudara akan terasa kenyal, padat, dan keras. Kelainan ini tidak akan menyebabkan ataupun berkembang menjadi kanker . Penelitian yang terkait dengan meningkatnya risiko kanker payudara pada mereka yang menderita kelainan menghasilkan kesimpulan yang cukup beragam. Ada yang mengatakan jika memiliki kelainan fibrokistik maka risiko terkena kanker payudara di kemudian hari juga akan meningkat, ada juga yang menyatakan bahwa memiliki kelainan ini tidak akan meningkatkan risiko kanker payudara pada penderita.

Kista

Kista adalah kantung berisi cairan. Kista biasanya baru terdeteksi ketika ukurannya sudah mulai membesar atau disebut dengan kista makro di mana ukurannya sudah mencapai 2,5-5 cm. Dan pada tahap ini Anda sudah dapat merasakan adanya benjolan pada payudara. Kista cenderung dapat membesar dan menjadi lunak ketika masa menstruasi. Benjolan kista pada payudara biasanya berbentuk bulat atau lonjong dan bisa digerakkan atau berpindah-pindah ketika anda disentuh, seperti menyentuh kelereng. Tetapi benjolan kista dan juga benjolan solid lainnya susah untuk dibedakan. Pemeriksaan lebih lanjut sangat diperlukan untuk mendapatkan informasi yang akurat apakah benjolan benar-benar kista atau bukan. Sama seperti fibrosis, kista juga tidak meningkatkan risiko terhadap kanker payudara.

Fibroadenoma

Fibroadenoma merupakan salah satu jenis tumor jinak yang sering dialami wanita. Cirinya adalah bisa digerakkan atau dapat berpindah-pindah tempat, Jika anda tekan, benjolannya akan terasa lebih padat atau solid, berbentuk bulat dan juga oval, serta kenyal. Biasanya benjolan ini juga tidak menimbulkan rasa sakit ketika anda ditekan. Fibroadenoma biasa dialami oleh wanita yang berusia sekitar 20-30 tahun dan ras Afrika-Amerika cenderung memiliki risiko lebih besar mengalami fibroadenoma di kemudian hari. Selain itu juga, benjolan fibroadenoma biasanya cenderung memerlukan waktu yang cukup lama untuk bertambah besar bukan tidak mungkin ukurannya akan menjadi sangat besar atau disebut dengan giant fibroadenoma. Fibroadenoma tidak dapat berkembang menjadi kanker, sama seperti fibrosis juga kista, penelitian yang terkait apakah fibroadenoma dapat meningkatkan risiko terkena kanker payudara di kemudian hari masih belum memberikan jawaban yang pasti.

Intraductal papilloma

Merupakan suatu tumor jinak, non kanker, yang terjadi pada kelenjar susu. Biasanya intraductal papilloma terasa berupa satu benjolan cukup lumayan besar yang terletak dekat dengan puting, atau bisa berbentuk beberapa benjolan kecil yang terletak jauh dari puting. Ukuran dari benjolan ini berkisar antara 1-2 cm, bisa juga lebih besar atau malah lebih kecil tergantung dari dimana benjolan tersebut tumbuh. Intradoctural terbentuk dari kelenjar, sel fibrous, dan pembuluh darah, intraductal papilloma lebih sering terjadi pada mereka yang berusia berkisar sekitar 35 sampai 55 tahun. Kondisi Jika intraductal papilloma terdiri hanya dari satu benjolan saja dan berada dekat dengan puting, ini biasanya tidak diasosiasikan dengan peningkatan risiko kanker payudara.

Cara mengetahui apakah benjolan payudara kanker atau bukan?

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan ciri benjolan di payudara yang jinak dan tidak berbahaya memiliki beberapa karakteristik berikut:

  • cenderung mudah untuk digerakkan atau digeser jika disentuh
  • memiliki batas yang cukup jelas
  • berbentuk oval ataupun bulat atau seperti kelereng
  • aktivitasnya juga cenderung mengikuti siklus menstruasi
  • bisa terasa sakit atau malah tidak sama sekali
  • pertumbuhan yang cenderung lambat

Untuk diagnosis yang lebih jelas, tentu sangat disarankan untuk memeriksakannya ke dokter. Pemeriksaan lanjutan juga (seperti USG dan Mammografi) mungkin dibutuhkan dan akan membantu memberikan hasil yang lebih akurat terkait benjolan di payudara.

https://lingshenyao.id/cara-mengobati-tumor-payudara/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here