Kenali Penyebab dan Gejala Batuk Rejan

0
178

Seputarherbal.com – Pertusis atau batuk rejan merupakan suatu kondisi yang terjadi akibat adanya infeksi bakteri di saluran pernapasan dan paru-paru. Kondisi ini merupakan kondisi yang sangat mudah menular pada orang lain. Tak hanya itu, pertusis juga dapat mengancam nyawa apabila terjadi pada anak-anak (khususnya bayi yang belum mendapatkan vaksin pertusis) dan lansia.

Pada dasarnya, pertusis dapat dikenali dari rentetan batuk keras yang terjadi secara terus-menerus, yang diawali dengan tarikan napas panjang lewat mulut. Umumnya, seseorang dapat menderita batuk rejan hingga tiga bulan, sehingga penyakit ini dikenal dengan istilah “batuk seratus hari”.

Batuk rejan juga dapat menyebabkan penderita mengalami kekurangan oksigen dalam darah. Penyakit ini juga dapat memicu terjadinya komplikasi, seperti pneumonia. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk mencegah penyakit ini. Sebab, pertusis merupakan penyakit yang dapat menular dengan cepat. Penularan biasanya terjadi melalui cairan yang keluar saat penderita batuk rejan terbatuk atau bersin.

Baca Juga : Berbagai Jenis Batuk yang Perlu Diketahui

Penyebab Batuk Rejan

Batuk rejan disebabkan oleh bakteri Bordetella pertussis yang dapat menyebar melalui udara. Bakteri ini masuk kedalam tubuh ketika seseorang menghirup udara yang terkontaminasi dan kemudian menyerang dinding saluran napas penderita, dan kemudian melepaskan racun.

Kondisi ini menyebabkan pembengkakan pada saluran pernapasan, yang merupakan reaksi tubuh terhadap racun yang dilepaskan oleh bakteri. Pembengakakan saluran pernapasan ini membuat penderita kesulitan bernapas, sehingga harus menarik napas dengan kuat melalui mulut. Hasil tarikan napas inimemunculkan bunyi dengan dengkingan yang panjang.

Selain itu, cara lain yang dapat dilakukan tubuh terhadap bateri pertusis yang menginfeksi dinding saluran pernapasan adalah dengan memproduksi lendir kental. Kemudian, saluran pernapasan merespon untuk mencoba mengeluarkan lendir tersbut dengan batuk.

Gejala Batuk Rejan

Gejala batuk rejan umumnya akan muncul antara 7-21 hari setelah bakteri Bordetella pertussis menginfeksi saluran pernapasan. Dalam kondisi ini, gejala pertusis ada pada tiga tahapan, yaitu :

  • Tahap pertama (gejala awal). Pada tahap ini, gejala yang muncul merupakan gejala-gejala ringan, seperti hidung tersumbat dan berair, bersin, batuk ringan, radang tenggorokan, mata berair, hingga demam. Kondisi ini biasanya berlangsung hingga dua minggu, dan pada tahap inilah penderita berisiko menularkan penyakitnya pada orang lain.
  • Tahap Kedua (paroksismal). Pada tahap ini, gejala-gejala flu sudah mulai mereda. Namun, gejala batuk justru malah semakin parah dan tidak terkendali. Pada tahap inilah penderita batuk keras secara terus-menerus disertai dengan tarikan napas panjang lewat mulut.
  • Tahap ketiga (masa penyembuhan). Pada tahap ini tubuh penderita mulai membaik. Namun, gejala pertusis juga bisa tetap ada atau bahkan lebih keras.

https://lingshenyao.id/obat-tumor-rahim/