Infeksi Bakteri Pada Selada Somaine

0
75
bakteri seladah romaine

Infeksi bakteri E. coli pada selada romaine

Di Singapura, telah muncul larangan untuk tidak mengonsumsi selada romaine setelah terjadi kasus infeksi bakteri E. coli terjadi secara beruntun di Amerika Serikat. Lalu, bagaimana dengan Indonesia?

Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC) menghimbau keras kepada konsumen untuk tidak mengonsumsi selada romaine. Toko beserta restoranpun juga diminta berhenti untuk menyediakan sayuran ini.

Ini dilakukan karena setelah CDC telah menemukan 32 orang di 11 negara bagian di AS terinfeksi oleh bakteri E. coli. Tiga belas orang di antaranya diopname, 1 orang diantaranya menunjukkan gejala hemolitik, sindrom uremik, dan tanda-tanda gagal ginjal.

Himbauan untuk  tidak mengonsumsi berlaku untuk seluruh bagian pada selada romaine, mulai dari daun, pangkal, batang dan olahannya dalam bentuk campuran salad. Di negara tetangga Singapura, AVA menjelaskan kepada Channel NewsAsia bahwa “Ada impor selada romaine dari Amerika Serikat dan para penjual diperingatkan untuk lebih waspada.”

AVA menambahkan, “Sebagai tindakan pencegahan, jika konsumen telanjur membeli selada romaine dan tidak yakin dari mana asalnya, konsumen sebaiknya membuang selada tersebut dan tidak mengonsumsinya.”

Lembaga tersebut juga memberi arahan untuk menjaga kebersihan makanan dengan tatacara sebagai berikut :

  • Mencuci alat masak sebelum dan sesudah menyentuh bahan makanan mentah Mencuci tangan dan alat makan.
  • Pisahkan makanan mentah dari makanan yang sudah dimasak.

Baca juga : Cara meningkatkan daya tahan tubuh

Apakah Indonesia juga mengeluarkan larangan kosumsi selada romaine ?

(Kementerian Pertanian Indonesia) melalui kepala badan karantina pertanian mengatakan bahwa jenis selada ini belum masuk ke Indonesia.

“Untuk mencegah masuknya selada romaine dari Amerika Serikat ataupun yang dibawa turis dari negara tersebut, kami sudah siapkan petugas pada  semua pintu masuk Indonesia dengan instruksi dan surat edar,” ujar Banun, Kepala Badan Karantina Pertanian, seperti dikutip dari Republika.

Masyarakat diimbau agar  mengkonsumsi buah dan juga sayuran lokal untuk mencegah terjadinya infeksi bakteri selada romaine.

Ciri terjadi infeksi bakteri E. coli

Sebagai pengetahuan, berikut merupakan beberapa ciri infeksi bakteri E. coli :

  • Sakit perut yang teramat sangat beda dari biasanya.
  • Diare, kadang disertai dengan darah.
  • Mual dan juga muntah.
  • Terasa terus Lelah, lemas dan lesu.

Orang dewasa yang sehat bisa sembuh dari infeksi bakteri dalam kurunwaktu seminggu, namun jika pada anak-anak dan juga orang tua, risikonya bisa lebih besar.

Jika orangtua atau anggota keluarga mengalami diare akut dan juga disertai darah, segeralah untuk menghubungi dokter.

https://lingshenyao.id/jual-obat-kista-surabaya/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here