Apakah Micin Aman Jika Dikosumsi ?

0
67
apakah micin aman dikonsumsi

Seputarherbal.com – MSG atau biasa kita sebut dengan micin merupakan penyedap rasa yang biasanya ditambahkan pada beberapa makanan. Meski BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan),  FAO(Food and Agriculture Organization ) dan  WHO(World Health Organization ) memasukkan MSG dalam klasifikasi bahan makanan yang “secara umum dianggap aman”, akan tetapi penggunaan zat aditif itu tetaplah kontroversial. perrtanyaanya adalah apakah micin aman dikosumsi ? mari kita simak

Mengenal MSG

MSG merupakan molekul sodium yang dikombinasikan dengan asam glutamat. Molekul sodium biasa digunakan untuk menstabilkan molekul glutamat, sementara asam glutamat dapat berfungsi sebagai penyedap rasa.

Sebagian ilmuwan menyebutkan glutamat sebagai “umami”, merupakan sebuah penyebutan untuk rasa kelima yang dapat dirasakan oleh indera perasa pada manusia, selain asin, manis, pahit, dan juga asam.

Rasa umami dan penggunaan juga MSG umumnya telah lama menjadi bahan utama dalam masakan Asia, terutama pada makanan Tiongkok. Sebenarnya glutamat tidak mempunyai rasa, namun  glutamate mampu meningkatkan rasa lain dan dapat menambahkan rasa gurih.

Efek negativ mengenai MSG

Efek negatif MSG terhadap kesehatan mulai dipertanyakan. Seorang dokter menceritakan reaksi negatif yang dialami setelah dia mengonsumsi makanan Tiongkok-Amerika, dia menyoroti MSG adalah sebagai salah satu penyebab potensial dari reaksi tersebut.

Pada akhir tahun 1960-an, makin banyak perbincangan mengenai hal tersebut. Situasi saat itu  dikenal sebagai “Chinese Restaurant Syndrome”.

Penelitian selama empat puluh tahun terakhir menduga bahwa ada sebagian orang memiliki sensitivitas ataupun alergi terhadap MSG. Tingkat sensitivitas setiap orang terhadap MSG berbeda-beda. Di suatu penelitian, terlihat bahwa mereka yang mengonsumsi 3 gram MSG dalam satu sajian lebih banyak mengeluhkan gejala contohnya seperti pusing, otot terasa tegang, kesemutan, dan pada bagian wajah memerah.

Selain itu, kebiasaan mengonsumsi MSG dalam jangka panjang juga terbukti dapat menyebabkan tekanan darah tinggi. Sedangkan studi penelitian lain juga sempat menuding bahwa MSG sebagai salah satu penyebab obesitas, namun secara ilmiah hal ini belum terkonfirmasi secara resmi.

Jika Anda merasa bahwa Anda merupakan salah seorang yang mengalami kondisi seperti itu, cobalah untuk membatasi dalam penggunaan micin/MSG, baik dalam masakan dan juga konsumsi makanan pada kemasan. Bagi Anda yang tidak memiliki reaksi negatif tersebut, belum ada bukti secara ilmiah yang kuat terhadap dampak buruk MSG.

Reaksi Akibat MSG

MSG telah digunakan sebagai aditif makanan sejak sudah lama. Berbagai laporan mengenai reaksi yang dipicu oleh MSG dikenal sebagai gejala kompleks MSG, antara lain adalah :

  • Kulit menjadi merah
  • Tubuh menjadi lemas
  • Tekanan atau rasa kencang pada wajah
  • Mati rasa
  • kesemutan
  • Detak jantung yang cepat
  • Berkeringat
  • Nyeri dada
  • Sakit kepala
  • Mual

Bagaimana cara membuat makanan tetap lezat tanpa MSG?

Sebenarnya tidak sulit untukmendapatkan rasa gurih atau ‘umami’ dalam makanan tanpa harus menambahkan taburan MSG. Berikut ini merupakan jenis makanan yang bisa meningkatkan rasa umami secara alami :

  • Kecap asin
  • Jamur
  • Tomat
  • Sawi putih
  • Rumput laut
  • Kecap ikan
  • Zaitun

Dianjurkan bagi Anda untuk membatasi asupan MSG dalam makanan sehari-hari. Namun  memang tak ada salahnya untuk menambahkan MSG sebagai penyedap, dengan dosis rendah ataupun sedang, sesekali ke dalam masakan Anda.

Baca juga : Kenali Asal Usul Kanker

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here