Apakah Bisa Hamil setelah Operasi Kista?

0
7

Seputarherbal.com – Kehamilan tentunya menjadi hal yang ditunggu-tunggu bagi pasangan yang sudah menikah. Namun adanya kista di rahim dapat menghambat rencana wanita untuk hamil. Dalam mengatasi kista, operasi menjadi salah satu pilihan yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut. Lantas, apakah bisa hamil setelah operasi kista? Simak penjelasan di bawah ini.

Secara umum, Kista di rahim atau kista ovarium merupakan kantung tertutup atau benjolan berisi cairan yang terdapat di bagian indung telur. Namun Anda tidak perlu khawatir, sebab kista ovarium bukanlah kondisi ganas yag dapat mengancam nyawa penderitanya. Oleh sebab itu, penting bagi Anda sebagai wanita untuk memahami apa itu kista ovarium, sehingga dapat mebantu Anda untuk mengenali gejala yang timbul serta menghindari risiko yang berbahaya bagi kesehatan tubuh Anda.

Apa itu kista ovarium?

Sebelumnya, tahukah Anda, bahwa hampir setiap wanita pernah memiliki kista di ovariumnya? Akan tetapi, jika kista tersebut memiliki ukuran yang masih tergolong kecil, maka tidak akan menimbulkan bahaya dan gejala apapun yang akan mengganggu kenyamanan Anda. Maka dari itu, kondisi ini jarang disadari, dan seringkali baru terdeteksi ketika ukurannya sudah semakin besar dan menimbulkan gejala yang cukup mengganggu. Namun, kista ovarium umumnya dapat menghilang dengan sendirinya dalam beberapa kali siklus menstruasi.

Sementara itu, jenis kista ovarium yang paling sering ditemukan dalam berbagai kasusu kista ovarium adalah kista fungsional. Kondisi ini disebabkan karena adanya gangguan pada siklus menstruasi. Gangguan tersebut terjadi akibat kista tunggal terbentuk pada bagian sekitar telur yang matang dan terus tumbuh sebelum akhirnya melepaskan telurnya ke tuba fallopi.

Tak hanya kista fungsional, jenis kista ovarium yang juga cukup sering terjadi adalah kista hemoragik luteum. Jenis kista yang satu ini terjadi akibat kista fungsional yang umumnya hanya berisi cairan bening ternyata juga mengandung darah. Dalam beberapa kasus, jenis kista ini dapat berkembang menjadi kanker, sehingga Anda harus tetap waspada dan segera mengatasinya dengan pengobatan yang tepat.

Munculnya kista di rahim juga dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Umumnya kondisi ini terjadi akibat siklus menstruasi atau akibat adanya pertumbuhan sel abnormal. Meski ada pertumbuhan sel yang tidak normal, namun Anda tidak perlu panik, sebab kista ovarium kebanyakan bersifat jinak, dalam artian tidak bersifat kanker.

Selain dapat terjadi akibat gangguan siklus menstruasi dan adanya perumbuhan sel abnormal, kista ovarium juga dapat terjadi akibat folikel gagal berovulasi, faktor genetik atau penyakit turunan, serta kurangnya asupan makanan berserat.

Apakah wanita dengan kista ovarium bisa hamil?

Sebagai wanita yang mengidap kista ovarium, mungkin akan merasa khawatir bahwa kista yang Ia miliki akan menggganggu kesuburan dan menghalangi terjadinya kehamilan. Pasalnya banyak pernyataan tentang bagaimana wanita dengan kista ovarium sulit untuk hamil. Padahal, semua itu tidak sepenuhnya benar.

Perlu Anda ketahui, bahwa tidak semua kista yang tumbuh di indung telur atau ovarium dapat menyebabkan Anda sulit hamil. Memang pada dasarnya ada beberapa jenis kista yang tidak berpengaruh terhadap kesuburan, sehingga tetap memungkinkan Anda untuk dapat hamil.

Meski demikian, sebagian jenis kista lainnya memang dapat menjadi penyebab seorang wanita sulit hamil, karena munculnya kista tersebut berpengaruh terhadap kesuburan. Maka dari itu, untuk mengetahui apa kista yang tumbuh di ovarium dapat mengganggu kesuburan atau tidak, Anda harus memahamu terlebih dahulu beberapa jenis kista yang ada di dalam ovarium.

Berikut ini adalah jenis kista yang tidak akan mengganggu kesuburan wanita, di antaranya adalah :

  • Kista fungsional

Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, bahwa kista fungsional adalah jenis kista ovarium yang paling umum terjadi, seperti kista atau benjolan yang tumbuh di folikel atau di korpus luteum. Jenis kista yang satu ini biasanya berkembang selama siklus menstruasi normal. Kista fungsional juga tidak berbahaya dan tidak memengaruhi kesuburan yang membuat wanita sulit hamil. Bahkan, adanya kista fungsional juga dapat menunjukan bahwa seorang wanita sedang subur. Dalam kebanyakan kasus, kista fungsional dapat menyusut dan menghilang dengan sendirinya tanpa harus melakukan perawatan khusus.

  • Kistadenoma

Kistadenoma juga merupakan kista yang tumbuh di indung telur (ovarium), tepatnya timbul dari permukaan ovarium. Kistadenoma dapat tumbuh dengan ukuran yang cukup besar, sehingga memerlukan perawatan khusus untuk mengatasinya. Meski begitu, kista denoma tidak dapat memengaruhi kesuburan wanita, sehingga tetap bisa hamil.

  • Kista Dermoid

Kista dermoid bisa dibilang berbeda dengn jenis kista lainnya. Mengapa demikian? Hal ini disebabkan karena kista dermoid bukan merupakan benjolan yang berisi cairan, melainkan berisi jaringan seperti kulit dan rambut. Jenis kista yang satu ini juga tidak akan memengaruhi kesuburan wanita.

Sementara itu, berikut ini adalah beberapa jenis ovarium yang dapat memengaruhi kesuburan wanita, yaitu :

  • Endometrioma

Endometrioma merupakan jenis kista yang disebabkan oleh endometriosis. Endometriosis sendiri adalah kondisi di mana jaringan yang melapisi rahim (endometrium) tumbuh di luar rahim. Jenis kista yang satu ini memungkinkan seorang wanita mengalami gangguan kehamilan, bahkan, dapat membuat wanita sukit untuk bisa hamil.

  • Kista Ovarium Akibat Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS)

Sindrom ovarium polikistik adalah suatu masalah kesehatan wanita yang ditandai dengan banyaknya kista kecil yang timbul di bagian ovarium. Selain itu, kondisi ini juga ditandai dengan periode menstruasi yang tidak teratur, beserta meningkatnya kadar hormon tertentu.Karena kondisi ini berhubungan dengan periode menstruasi yang tidak teratur, maka PCOS dapat menyebabkan gangguan kesuburan pada beberapa wanita, yang membuatnya lebih sulit hamil.

Apakah bisa Hamil setelah Operasi Kista?

Operasi kista dilakukan untuk mengangkat kista secara keseluruhan. Selain itu, prosedur ini juga dipercaya dapat membantu meningkatkan peluang seseorang untuk dapat hamil. Setelah menjalani operasi pengangkatan kista ini, kemungkinan akan timbul beberapa dampak tubuh terutama di area perut. Tak hanya itu, dibutuhkan waktu untuk kerja tubuh, termasuk organ reprosuksi untuk dapat kembali normal. Maka dari itu, dibutuhkan waktu sebelum wanita bisa hamil setelah menjalani operasi kista.

Selama proses pemulihan pasca operasi kista, ada beberapa tips yang dapat diterapkan untuk membantu meningkatkan peluang kehamilan. Salah satu yang pasti harus dijaga adalah kesehatan dan kebugaran tubuh, sehingga pastikan Anda selalu menerapkan pola hidup sehat.

https://lingshenyao.id/jual-obat-herbal/