Apa penyebab kanker rahang gigi ?

0
22
penyebab kanker rahang gigi

Tumor rahang atau kanker rahang gigi merupakan kasus yang cukup langka. Kista ini berawal dari tumor rahang jinak. Namun jika sudah merusak jaringan pada sekitar rahang dapat berkembang menjadi ganas. termasuk mulut dan tulang wajah. Maka dari itu, mengetahui gejala dan penyebab kanker rahang gigi ini dapat menghindari keadaan semain parah.

Penyebab kanker rahang belum diketahui dengan pasti. Namun, ada beberapa kondisi yang diduga berisiko terjadinya penyakit ini. . Kanker atau tumor ini dapat berasal dari jaringan atau sel yang penyusun gigi. Beikut beberapa penyebab kanker rahang gigi :

NBCCS

NBCCS (nevoid basal cell carcinoma syndrome) adalah kelainan genetik yang mengakibatkan adanya kelainan pada tulang, termasuk tulang rahang. Kelainan ini mengakibatkan pengidapnya rentan terkena beberapa tumor dan kanker kulit .

Kista Mulut

Kebanyakan kista yang terjadi pada rongga mulut merupakan lanjutan dari infeksi gigi yang dibiarkan, terutama caries/gigi berlubang. Penyebab penyakit kista di mulut timbul karena gigi berlubang dan tidak ditangani dengan baik sehingga mematian saraf gigi. Keadaan gigi mati yang di diamkan cukup lama dapat membentuk kista. Pada keadaan yang parah kista mutuh dapat masuk hingga daerah rahang.

Abses Mulut

Abses gigi merupakan pembengkan yang terjadi akibat adanya tumpukan nanah pada gusi, gigi hingga akar gigi. Sehingga gigi atau gusi menjadi infeksi oleh bakteri, lalu terbentuklah abses. Sama halnya dengan kita, abses juga dapat tubuh hingga ke daerah rahang.

Tumor rahang umumnya akan timbulnya benjolan yang tidak normal pada tulang rahang, mulut hingga wajah. Berikut gelaja lain yang mungkin timbul pada penderita kanker rahang gigi :

  • Muncul benjolan pada rahang, gigi hingga langit-langit mulut
  • Terjadi pembengkakan pada wajah.
  • Perubahan bentuk wajah
  • Adanya nyeri dpada tulang rahang, mulut, gigi dan area wajah lainnya.
  • Kesulitan ketika menggerakkan rahang
  • Terjadi mati rasa pada daerah mulut atau wajah.

penyebab kanker rahang gigi

Selain melihat penyebab kanker rahang gigi, untuk melakukan pengobatan kanker rahang juga dibutuhkan pemeriksaan lebih lanjut. Terapi yang diberikan akan disesuikan dengan keadaan pasien. Berikut beberapa pemeriksaan yang dilakukan pada penderita tumor rahang :

  • Diawali dengan pemeriksaan fisikseperti pasien pada umumnya.
  • Pemeriksaan penunjang berupa tes darah, CT scan, foto Rontgen dan MRI.
  • Biopsi.

Pengobatan

Jika dari pemeriksaan tersebut sudah didapatkan hasilnya makan akan memandu dokter untuk menentukan terapi yang tepat. Pengobatan tumor rahang ini bertujuan menghilangkan tumor dan juga tumor menyebar. Pengobatan yang dilakuakan yaitu terapi radiasi, kemoterapi dan operasi pengangkatan tumor. Namun tidak menutup kemungkinan jika pengobatan yang dilakuakan kombinasi dari ketiganya.

Setelah melakukan prosedur  pengobtan sesuai kebutihan pasien maka ada beberapa terapi yang juga disarankan setelahnya. Terutama jika pasien sudah melakukan operasi pengangkatan tumor termasuk gigi.berikut tindakan lanjut setelah melakukan terapi :

  • Operasi rekonstruksi rahang, yang berguna memperbaiki bentuk rahang.
  • Fisioterapi, yang berguna melatih penggunakan rahang dengan normal Kembali pada pasien.
  • Melakukan pemeriksaan secara berkala, untuk memantau apakah tumor tumbuh Kembali atau tidak.

Jenis pengobatan kanker !

Selain itu juga kebiasaan sehari-hari pasien juga perlu diperhatikan. Berikut yang biasanya disarankan dokter untuk membantu prose penyembuhan :

  • Selalu menjaga kebersihan gigi. Minimal menggosok gigi setelah sarapan dan juga sebelum tidur. Akan lebih maksimal jika membersihkan gigi dengan benang gigi. Hal ini untuk mencegah makanan terselip di sela-sela gigi dan berkembang kuman menginfeksi daerah mulut.
  • Menggunkan pasta gigi yang mengandung fluoride.
  • Menggunakan obat kumur setelah menggosok gigi untuk mencegah berkembangnya bakteri dan kuman.
  • Henti kebiasaan merokok.
  • Melakukan konsultasi rutin dengan dokter gigi, minimal sebanyak 6 bulan sekali.
  • Menkonsumsi makanan bergizi seimbang. Misalnya makanan yang mengandung serat kalsium dan vitamin C. Makanan-makanan tersebut tak hanya baik untuk tubuh, tapi juga mampu memperkecil resiko adanya masalah mulut. Karena pada makanan yang bergizi dapat memaksimalkan kerja enzim pada mulut.
  • Banyak konsumsi air putih dan kurangi minuman manis atau minum bersoda. Air putih merupakan kebutuhan pokok tubuh kita, disarankan minimal minum 8 gelas air putih perhari untuk dewasa. Selain untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh, air putih juga mampu mencegah bakteri berkembang dalam mutul. Air putih juga dapat membantu mencegah membentuk plak pada gigi yang dapat berdapak buruk pada kesehatan gigi dan mulut.

Penyebab tumbuhnya benjolan pada tubuh