Beberapa Akibat yang Terjadi dari Penyakit Kanker Serviks

0
46

Seputarherbal.com – Kanker serviks atau kanker leher rahim merupakan salah satu jenis kanker yang disebakan oleh infeksi Human Papilloma Virus (HPV). Kanker serviks merupakan salah satu penyebab banyaknya wanita kehilangan nyawa. Virus HPV sendiri, umumnya didapatkan ketika melakukan hubungan seksual dengan cara yang tidak benar. Seringnya bergonta-ganti pasangan juga merupahan faktor utama penyebaran virus HPV.

Pengobatan kanker serviks serta kanker serviks stadium lanjut, dapat menimbulkan akibat fatal. Beberapa efek samping dan komplikasi akan terjadi. Berikut ini beberapa akibat dari penyakit kanker serviks :

  • Terjadi Penyempitan Vagina

Pengobatan radioterapi yang dijalani penderita kanker serviks dapat membuat vagina menjadi sempit. Sehingga akan terasa sangat sakit ketika melakukan hubungan seksual. Hal tersebut dapat diatasi dengan cara mengoleskan krim hormon pada vagina untuk melembabkan vagina ketika melakukan hubungan seks. Sebuah alat bernama vagina dilator juga bisa membuat vagina menjadi lebih elastis. Alat ini bisa digunakan selama 5 sampai 10 menit setiap hari secara rutin selama kurang lebih satu tahun.

Baca Juga : Deteksi Dini Kanker Serviks

  • Menopause Dini

Dalam operasi kanker serviks, rahim dan ovarium akan diangkat. Tidak hanya itu, rahim dan ovarium akan rusak ketika penderita kanker serviks melakukan pengobatan radioterapi. Hal ini bisa menyebabkan terjadinya menopause dini. Gejala yang dialami dapat berupa vagina kering, kehilangan nafsu seksual, kehilangan kemampuan menahan urin, kerapuhan tulang serta menstruasi tidak teratur atau berhenti.

Gejala-gejala tersebut bisa diatasi terapi hormon, yaitu dengan mengonsumsi obat yang dapat merangsang produksi estrogen dan progesteron.

  • Gagal Ginjal

Kanker serviks stadium lanjut bisa berdampak kepada fungsi ginjal. Dalam kasus ini, kanker akan menekan ureter sehingga menyebabkan aliran urine untuk keluar dari ginjal terhalang. Menumpuknya urine dalam ginjal disebut hidronefrosis. Dalam kondisi ini ginjal akan membengkak dan meregang. Ginjal akan kehilangan seluruh fungsinya ketika Hidronefrosis semakin parah. Hal tersebut bisa disebut dengan gagal ginjal

  • Penggumpalan Darah

Kanker pada dasarnya dapat membuat darah menjadi kental, lengket dan membentuk gumpalan. Biasanya risiko penggumpalan darah akan semakin meningkat setelah pasien kanker menjalani kemoterapi dan pascaoperasi. Munculnya tumor yang besar akan menekan pembuluh darah pada panggul sehingga akan menghambat aliran darah balik dan mengakibatkan penggumpalan di kaki. Penggumpalan darah pada kaki dapat diatasi dengan obat-obatan pengencer darah seperti warfarin atau heparin.

https://lingshenyao.id/penyebab-kanker-serviks/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here